STMIK HIMSYA SEMARANG
Nama :
Syafaqi Ummar
Nim
: 2116r1180
Mapel :
Komdat
Dosen Pengampu : Septia Lutfi
S.Kom, M.Kom
Open BTS
Pembahasan 1
OpenBTS adalah aplikasi BTS (Base Transceiver Station) yang berjalan pada
platform linux dan merupakan perangkat lunak terbuka. OpenBTS menggunakan
sebuah perangkat keras yang bernama USRP (Universal
Software Radio Peripheral). Perangkat inilah yang menghubungkan openBTS dengan
jaringan standar telepon selular (GSM). OpenBTS juga menggunakan perangkat
lunak terbuka asterisk untuk
menginterkoneksikan dengan jaringan telepon lainnya seperti PSTN (Public
Switched Telephone Network) ataupun operator telekomunikasi lainnya dengan
menggunakan VoIP (Voice over IP).
Riset ini
sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, Riset ini membutuhkan biaya pada
kisaran angka 10-15 juta rupiah. Perangkat yang paling mahal adalah sebuah
perangkat keras yang bernama USRP (Universal Software Radio Peripheral).
Rencananya setiap tahapan riset ini akan dipublikasikan di Make It Fossible, saat tulisan ini dibuat baru ada 3
tulisan di sana, OpenBTS bisa jadi alternatif telekomunikasi darurat di wilayah
bencana.
Pembahasan
2
Open BTS (Open Base
Transceiver Station) yang merupakan sebuah BTS GSM berbasis software,
yang memungkinkan handphone GSM untuk menelepon tanpa menggunakan jaringan
operator selular. OpenBTS dikenal sebagai implementasi open source pertama dari
protokol standard industri GSM.
Infrastruktur yang dibutuhkan
dalam Open BTS itu sendiri relatif murah jika dibandingkand dengan BTS yang
dipakai oleh sejumlah provider, karena Open BTS ini menggunakan software Open
Source alias gratis, jadi tidak perlu mahal-mahal dalam pengembangannya.
Menurut praktisi TI Onno W
Purbo, bermodalkan Open BTS ini, pengguna dimungkinkan untuk menelepon dan SMS
secara gratis, dengan investasi yang relatif murah. Soal kualitas suara atau
kecepatan pengiriman SMS dinyatakan sama baiknya dengan telekomunikasi melalui
operator telekomunikasi. Telekomunikasi melalui Open BTS bisa dilakukan dengan
telepon seluler biasa, yang murah sekalipun. Kartu SIM yang dimasukkan pun
tidak perlu yang masih aktif, yang sudah mati pun bisa dimanfaatkan, Perangkat
Open BTS memungkinkan pengguna menelepon dan SMS selama masih berada dalam
jangkauan.
Penerapan OpenBTS di
Indonesia sedang digalakkan oleh praktisi teknologi informasi Onno W Purbo.
Berikut adalah dasar-dasar perangkat dan piranti lunak yang dibutuhkan untuk
menggunakan teknologi ini.
Hardware
Hal yang paling dasar adalah seperangkat
computer. Kemudian, untuk OpenBTS versi minimal, dibutuhkan hardware untuk
memancarkan sinyal radio bernama Universal Sofware Radio Peripheral (USRP) dan
dua jenis antena, yakni antena transmitter dan receiver.
USRP inilah yang menggantikan peran
pemancar pada Base Transceiver Station (BTS) operator seluler komersil. USRP
versi minimal bisa didapatkan dengan harga 15 sampai 20 juta. Lewat kabel
USB, sambungkan komputer ke USRP. Setelah itu, dua kabel yang ada di USRP
disambungkan ke dua antena tersebut.
Software
Komputer yang digunakan harus bersistem
operasi Linux. Sistem operasi lain seperti Windows atau Mac tidak bisa
digunakan untuk menjalankan OpenBTS. Semua software yang digunakan untuk
OpenBTS ini bisa di-download secara gratis, dan semuanya merupakan
software open source. Gunakan software GNU Radio, untuk mengendalikan
USRP. Kemudian software OpenBTS, untuk mengontrol
operasi BTS. Dan juga ada software sentral telepon bernama Asterisk. Software ini biasa
digunakan untuk teknologi sentral telepon generasi 4G. Protokol yang digunakan
oleh sentral telepon Asterisk adalah Session Initiation Protocol(SIP).
Protokol macam ini juga dipakai oleh operator seluler komersil seperti Indosat,
Telkomsel, XL, Axis, dan lain-lain.
Logika berpikir hardware USRP
Logika berpikir USRP dalam OpenBTS ini kira-kira
seperti sound card pada komputer. Sebuah sound card harus
diprogram agar mengeluarkan sinyal audio. begitu juga dengan USRP yang
diprogram agar mengeluarkan sinyal radio. Bukan hanya sinyal radio, USRP ini
bisa diatur untuk mengeluarkan sinyal AM, FM, ataupun sinyal TV. Semua sinyal
itu diprogram melalui software.Inilah yang menyebabkan OpenBTS bisa
dirakit dengan harga yang murah. Karena pemancarnya diatur lewat software.
Jika pemancarnya berupa hardware pasti membutuhkan biaya
miliaran rupiah.
Jangkauan OpenBTS versi minimal ini hanya 5 sampai 10
meter saja. Karena, konsumsi listriknya hanya 100 mili watt. Jika power
amplifier-nya diganti menjadi 10 watt, seharga 120 juta rupiah (belum
termasuk ongkos kirim), jangkauannya bisa mencapai 5 kilometer lebih. Intinya
Open BTS lebih mudah dan lebih murah dibangun dibandingkan dengan operator
seluler yang konvensional.
Berikut screen shot yang saya ambil
dari detik dalam
pembuatan Open BTS yang dilakukan oleh Onno W Purbo
Ini adalah USRP ((Universal Software
Radio Peripheral) yang menjadi komponen kunci untuk membuat Open BTS.
Ponsel biasa pun dapat mengenali sinyal
dari open BTS. Di sini, nama operator adalah Air Putih.
Dua ponsel yang dihubungkan dalam jaringan Open BTS dapat saling berkirim SMS dan telepon.
Open BTS kaitannya dengan Mobile
Learning
Munculnya sistem pendidikan baru yang dikenal dengan sebutan m-learning.Mobile
Learning (m-learning) merupakan paradigma pembelajaran yang memanfaatkna
teknologi dan perangkat mobile yang mengalami perkembangan pesat dan potensial
seiring dengan perkembangan mobile itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari
grafik diatas, konsumen pengguna perangkat mobile ini dari tahun ketahun terus
mengalami peningkatan yang signifikan.dengan adanya mobile learning sangat
memungkinkan untuk meningkatkan proses belajar khususnya untuk perkembangan
ilmu teknologi informasi dan komunikasi.
Mobile learning pun banyak dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan khususnya
pembelajaran jarak jauh, karena dengan mobile learning pembelajaran jarak jauh
di rasa lebih efektif dan lebih efisien dalam hal penyebaran informasi dan
proses pembelajaran, setidaknya itu yang dirasakan oleh Universitas Terbuka
Malaysia yang menggunakan mobile learning berbasis SMS gateway sebagai salah
satu metode pembelajarannya dalam proses pembelajaran yang mereka
lakukan.
Open BTS menjadi potensi yang sangat besar dalam pengembangan mobile learning,
karena untuk keperluan pendidikan khususnya di daerah terpencil dan dibutuhkan
penyebaran informasi yang cepat serta pembelajaran yang merata, Open BTS bisa
menjadi andalan, karena :
1. Pengembangannya yang
terbilang murah
2. bisa menggunakan jenis
hp apapun
3. Pengembangannya
berkelanjutan karena open source
4. berbasis software open
source
dunia
pendidikan harusnya aware dan siap siaga dalam pengembangan teknologi seperti
Open BTS ini, terlepas dari regulasi yang ada, disampaikan pula oleh Onne W
Purbo, ada peraturan di Kepmen Nomor 21 tahun 2001 yang memungkinkan masyarakat
mendirikan Open BTS sendiri. Masyarakat bisa mengajukan izin menjadi
penyelenggara jasa telekomunikasi dasar kepada Kementerian Kominfo.
Pembahasan
3
OpenBTS adalah
aplikasi BTS (Base Transceiver Station) yang berjalan pada platform linux dan
merupakan perangkat lunak terbuka. OpenBTS menggunakan sebuah perangkat keras
yang bernama USRP (Universal Software Radio Peripheral). Perangkat inilah yang
menghubungkan openBTS dengan jaringan standar telepon selular (GSM). OpenBTS
juga menggunakan perangkat lunak terbuka asterisk untuk menginterkoneksikan
dengan jaringan telepon lainnya seperti PSTN (Public Switched Telephone
Network) ataupun operator telekomunikasi lainnya dengan menggunakan VoIP (Voice
over IP). OpenBTS mengganti infrastruktur tradisional operator GSM, dari Base
Transceiver Station (BTS) ke belakangnya. Dari yang biasanya trafik diteruskan
ke Mobile Switching Center (MSC), pada OpenBTS trafik diterminasi pada box yang
sama dengan cara memneruskan data ke Asterisk PBX melalui SIP dan Voice-over-IP
(VoIP).
Sebuah test lapangan dilakukan di Nevada dan California Utara, Amerika Serikat.
Lisensi radio sementara untuk perioda yang sangat pendek diperoleh melalui
Kestrel Signal Processing (KSP) – perusahaan konsultan dari pembuat OpenBTS.
Pada tahun
2010, sebuah sistem OpenBTS dipasang secara permanen di Nieu dan merupakan
instalasi pertama yang tersambung dan dicoba oleh perusahaan telekomunikasi di
Niue. Niue adalah sebuah negara yang sangat kecil dengan penduduk sekitar 1700
orang yang tidak menarik bagi penyelenggara telekomunikasi mobile. Struktur
biaya OpenBTS sangat cocok untuk Niue yang sangat mendambakan layanan selular
tapi tidak bisa membeli sistem base station GSM konvensional.
Development Kit OpenBTS
Konfigurasi Development Kit
Untuk tugas akhir / experimen OpenBTS, peralatan hardware yang dibutuhkan
tampak pada gambar. Secara umum sebetulnya hanya dibutuhka:
· PC / laptop dengan
sistem operasi Linux. Yang menjalankan software gnuradio, openbts dan asterisk.
Ilmu tentang asterisk sebaiknya di baca di bagian VoIP.
· USRP => Jika
anda memesan USRP untuk openbts ke http://www.ettus.com/order, pastikan anda
memesan
· USRP-PKG (1 buah)
· RFX1800 (2 buah)
· VERT900 (2 buah)
Biaya sekitar US$1200-1500-an.
Untuk mereka yang ingin ngoprek yang lebih advanced ada baiknya memesan
· UN210-KIT (1 unit)
· SBX (2 unit)
· VERT900 (2 unit)
ini bisa dipakai untuk experimen Pemancar TV Digital DVB-T, WiMAX, WiFi
selain OpenBTS.
OpenBTS versi Komersial
Ada dua (2) versi OpenBTS yang dijual oleh Range Networks
1. Distribusi Public
menggunakan lisensi AGPLv3, cocok untuk pendidikan
dan
experimen / pengembangan. Tapi tidak cocok untuk instalasi komersial.
2. Distribusi Komersial
menggunakan EULA dan di bundel dengan hardware Range Networks. Versi komersial
termasuk banyak fitur carrier-grade seperti Multi-ARFCN, billing, provisioning,
prepaid, struktur data base, mobility dan sebentar lagi cell-to-cell handoff
dan data (GPRS, EDGE dan UMTS).
Sebuah produk OpenBTS komersial akan
memungkinkan kita untuk bermain dengan versi fully featured commercial dari
OpenBTS yang sangat cocok untuk proyek disaster recovery. Range Networks
memberikan banyak versi komersial OpenBTS base stations dari 100 mW sampai 50 W
dalam berbagai variasi pilihan packaging, power supply, frequency band
operation dan performance. Prices range dari $5,995 sampai $15,995 tergantung
pada pilihan konfigurasi (USD FOB San Francisco).
Base Station OpenBTS dapat di upgrade
secara software dari 2G ke 3G sebagai pilihan konfigurasi. Range Networks juga
memberikan training berbayar, customer support, kontrak maintenance dan
software upgrades (contohnya untuk 2G ke 3G atau single-ARFCN ke multiple-ARFCN).
Range Networks mempunyai banyak sistem yang di install di seluruh dunia
termasuk di T-Mobile, Orange, Telefonica SA, AT&T, Kasi Mobile, Telecom
Niue, Raytheon, Qualcomm, RIM, Samsung, SRI, BBN, SAIC, General Dynamics,
Lockheed-Martin and banyak lagi.
sumber :












0 komentar:
Posting Komentar